Sertifikat Standar adalah adalah bukti berupa dokumen bahwa sebuah usaha telah memenuhi standar pelaksanaan kegiatan usaha.
Dalam sistem perizinan berbasis risiko ini, pelaku usaha wajib memiliki dokumen standar usaha apabila usaha yang dijalankan termasuk dalam kategori risiko menengah tinggi hingga tinggi.
Apa Itu Sertifikat Standar Terverifikasi?
Sertifikat Standar Terverifikasi adalah dokumen yang diterbitkan oleh pemerintah melalui sistem OSS (Online Single Submission) sebagai bukti bahwa pelaku usaha telah memenuhi standar teknis dan/atau administratif tertentu yang disyaratkan untuk menjalankan kegiatan usaha.
Sertifikat ini merujuk pada ketentuan dalam Peraturan Pemerintah No. 5 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko.
Kegunaan Sertifikat Standar Terverifikasi
Sertifikat ini tidak hanya sebagai kelengkapan administrasi, tetapi juga memiliki berbagai manfaat penting bagi pelaku usaha, antara lain:
- Legalitas Usaha
Sertifikat ini menjadi bukti bahwa usaha Anda beroperasi secara sah dan sesuai peraturan pemerintah. - Syarat Mengikuti Proyek Pemerintah
Banyak proyek yang diselenggarakan oleh instansi pemerintah mensyaratkan kepemilikan dokumen standar usaha sebagai syarat utama tender atau seleksi. - Meningkatkan Kepercayaan Klien
Dengan sertifikat ini, reputasi usaha meningkat karena menunjukkan keseriusan dalam memenuhi ketentuan hukum dan teknis. - Mempermudah Proses Perizinan Lain
Sertifikat ini sering menjadi dasar untuk mendapatkan izin tambahan atau sertifikasi lanjutan lainnya.
Jenis Sertifikat Standar
Jenis sertifikat standar yang dibutuhkan pelaku usaha dibedakan berdasarkan tingkat risiko kegiatan usahanya. Pemerintah membaginya menjadi tiga kategori:
- Risiko Menengah Rendah
Untuk usaha dengan risiko menengah rendah, sertifikat ini akan langsung terbit secara otomatis setelah pelaku usaha mengisi pernyataan mandiri di sistem OSS. Pernyataan ini berisi bahwa usaha tersebut sudah memenuhi semua syarat dan standar yang diminta. Meski tidak melalui proses pengecekan, dokumen ini tetap sah dan wajib dijaga keasliannya. - Risiko Menengah Tinggi
Pada usaha yang masuk kategori menengah tinggi, sertifikat baru bisa terbit setelah dilakukan proses verifikasi. Artinya, data dan dokumen yang diisi akan diperiksa terlebih dahulu oleh instansi atau lembaga teknis terkait. Jika semua sudah sesuai, barulah sertifikat terverifikasi diterbitkan oleh sistem OSS. - Risiko Tinggi
Untuk usaha yang memiliki risiko tinggi, pelaku usaha tidak hanya butuh dokumen pemenuhan standar usaha, tetapi juga harus mendapatkan izin khusus dari instansi pemerintah terkait. Prosesnya lebih ketat dan biasanya membutuhkan dokumen tambahan serta evaluasi teknis yang lebih mendalam.
Syarat Pembuatan Sertifikat Standar Terverifikasi
Syarat yang diperlukan untuk membuat dokumen pemenuhan standar usaha ini khusus sektor konstruksi adalah akun OSS aktif dan Sertifikat Badan Usaha (SBU) yang sudah terbit. OSS merupakan sistem pusat perizinan usaha berbasis risiko yang wajib digunakan oleh setiap pelaku usaha di Indonesia. SBU diperlukan agar proses verifikasi dapat berjalan lancar sesuai regulasi teknis sektor terkait.
Sedangkan untuk proses sertifikat standar sektor lainnya, syarat yang dimiliki berbeda beda tergantung pada sektornya. Syarat pembuatan sertifikat ini bisa anda konsultasikan pada marketing jasa layanan kami di Sulthanq.com
Jasa Pembuatan Sertifikat Standar
Bagi banyak pelaku usaha, mengurus sertifikat ini secara mandiri bisa terasa rumit dan menyita waktu, terutama jika belum familiar dengan bagaimana alur OSS atau dokumen teknis yang dibutuhkan.
Peran jasa pembuatan sertifikat ini sangat penting karena membantu pelaku usaha dalam menyiapkan dokumen, mengisi data di OSS, hingga mendampingi proses verifikasi, sehingga mereka bisa tetap fokus pada operasional bisnis.
Menggunakan jasa pembuatan sertifikat standar tidak hanya memudahkan proses, tetapi juga menawarkan efisiensi waktu dan tenaga.
Untuk layanan pembuatan sertifikat ini, biaya yang dikenakan umumnya sebesar Rp1.500.000. Harga tersebut sudah mencakup seluruh pendampingan mulai dari pengecekan dokumen, pengisian OSS, hingga proses verifikasi oleh lembaga terkait.
Dari segi waktu, proses pembuatan sertifikat ini melalui jasa ini relatif cepat. Dalam kondisi dokumen lengkap, estimasi waktu penyelesaian hanya sekitar 2 hari kerja.
Contoh Sertifikat Standar Terverifikasi
Agar lebih mudah dipahami, berikut ini adalah contoh tampilan dokumen pemenuhan standar usaha yang diterbitkan melalui sistem OSS. Dokumen ini memuat informasi penting seperti data usaha, jenis kegiatan, tingkat risiko, hingga status verifikasi. Contoh ini dapat menjadi referensi bagi pelaku usaha yang ingin mengetahui seperti apa bentuk sertifikat yang sah dan sesuai regulasi.


Jika Anda membutuhkan dukungan dalam mengurus sertifikat standar terverifikasi, memanfaatkan layanan profesional dapat menjadi pilihan yang tepat. Prosesnya cepat, biayanya ramah di kantong, dan hasilnya sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Jangan ragu untuk menghubungi kami di Sulthanq.com dan temukan solusi optimal untuk proses sertifikasi Anda!
Berapa lama proses pembuatan sertifikat standar terverifikasi?
Jika semua dokumen sudah lengkap, proses pembuatan dokumen ini biasanya dapat selesai dalam waktu sekitar 2 hari kerja melalui jasa pendampingan.
Apakah sertifikat standar bisa diurus sendiri melalui OSS?
Pelaku usaha sebenarnya dapat mengurusnya secara mandiri melalui sistem OSS. Namun, banyak yang memilih menggunakan jasa pendampingan agar prosesnya lebih cepat dan meminimalkan kesalahan pengisian data.
Bagaiamana cara agar sertifikat standar terverifikasi?
Pelaku usaha harus login ke akun OSS, kemudian mengisi data usaha, memilih kegiatan usaha sesuai KBLI, serta melengkapi persyaratan yang diminta oleh sistem. Setelah pengajuan dilakukan, data tersebut akan diproses dan diverifikasi oleh instansi atau kementerian teknis terkait hingga Sertifikat Standar diterbitkan












