Jam Kerja 08.00 - 23.00 WIB, Setiap Hari

Cara Mendapatkan Sertifikat ISO

Hidayatullah

Cara Mendapatkan Sertifikat ISO

Banyak perusahaan ingin meningkatkan kualitas dan profesionalisme usaha, namun belum memahami Cara Mendapatkan Sertifikat ISO secara tepat. Padahal, sertifikat ISO adalah Sertifikat ISO adalah bukti komitmen perusahaan dalam menjalankan sistem manajemen yang terstandar, terukur, dan sesuai dengan ketentuan internasional.

Lalu, bagaimana cara mendapatkan sertifikat ISO? Jika Anda sedang mencari-cari jawaban dari pertanyaan tersebut, Anda berada di artikel yang tepat. Jadi pastikan membaca sampai akhir penjelasan di bawah ini !

Apa Itu Sertifikasi ISO ?

ISO adalah singkatan dari International Organization for Standardization. Sertifikasi ISO adalah rangkaian proses audit dan evaluasi yang dilakukan oleh lembaga berwenang untuk memastikan kesesuaian sistem manajemen perusahaan dengan standar ISO.

Jenis Jenis ISO

Sebelum mengetahui bagaimana cara mendapatkan sertifikasi ISO, penting untuk memahami terlebih dahulu jenis-jenis ISO yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan atau organisasi Anda.

Terdapat berbagai jenis standar ISO yang berlaku secara umum. Hal ini karena setiap industri memiliki karakteristik produk yang berbeda. Maka dari itu, masing-masing jenis ISO disesuaikan agar lebih efektif dalam menjamin kualitas produk atau layanan sesuai dengan bidangnya.

1. ISO 9001

Pertama ada standard yang terbanyak diaplikasikan oleh perusahaan. ISO 9001 ini dipakai untuk membenahi efektifitas dan management kualitas pada suatu perusahaan. Hingga perusahaan akan mempunyai efektifitas dan management kualitas yang positif.

2. ISO 14001

ISO yang terkait dengan mekanisme management lingkungan, karena itu memakai ISO 14001. Beragam faktor harus yang penting disanggupi, seperti penghematan air, energi, bahan bakar dan tempat pemrosesan sampah.

ISO tipe ini mempunyai tujuan agar bisa tingkatkan meningkatkan dan sanggup mengaplikasikan peraturan untuk penangkalan. Disamping itu dipakai untuk management lingkungan, untuk pengendalian pencemaran.

3. ISO 45001

Tipe ISO yang ini bermanfaat untuk memutuskan standard mekanisme management K3 di perusahaan. ISO 45001 ini mempunyai tujuan untuk tingkatkan, meningkatkan dan mengaplikasikan peraturan agar bisa menahan berlangsungnya kecelakaan saat kerja.

4. ISO 37001

ISO 37001 merupakan standar internasional yang mengatur Sistem Manajemen Anti Penyuapan (Anti-Bribery Management System). Standar ini dirancang untuk membantu perusahaan dalam mencegah, mendeteksi, dan menangani praktik penyuapan yang dapat terjadi dalam kegiatan operasional bisnis.

5. ISO 22000

ISO 22000 yang dipakai untuk atur mekanisme management keamanan pangan. ISO tipe ini dipakai untuk perusahaan yang mempunyai produk minuman atau makanan. Tiap perusahaan yang ingin memperoleh standard ini wajib melakukan kontrol intern lebih dulu. Lantas memerlukan gagasan proses dan pengaturan untuk tiap produknya.

6. ISP/IEC 27001

Seterusnya ada tipe ISO yang dipakai untuk perusahaan program IT atau semacamnya. ISO tipe ini sebagai salah satunya standard yang atur mekanisme management keamanan info. Salah satunya faedah ISO untuk customer juga.

Karena tentu saja informasi data, yang memiliki sifat individu itu sudah pasti harus rahasia. Oleh karena itu ISP/IEC 27001 ini agar bisa atur hal itu.

7. ISO/IEC 17025

Untuk perusahaan yang beroperasi di sektor laboratorium perlu mempunyai standarnya. Karena itu ISO 17025 dipakai pada instansi pengetesan atau laboratorium. Ini dipakai untuk mempunyai tujuan jamin akurasi hasil pengetesan di bagian kesehatan.

Tentu saja pada bagian pengetesan ini harus mempunyai standarnya tertentu. ISO tipe ini mempunyai arah lain. Untuk pelindungan pada customer, perdagangan dan produksi.

8. ISO 28000

Seterusnya ada faedah sertifikat ISO 28000 yang bermanfaat untuk atur mekanisme keamanan suplai pada perusahaan. Dalam masalah ini mekanisme keamanan suplai untuk perusahaan yang beresiko tinggi. Seperti di perhotelan, perbankan, pertambangan dan lain-lain.

Manfaat Memiliki Sertifikat ISO

Sertifikat ISO memberikan banyak keuntungan bagi perusahaan yang ingin meningkatkan standar dan kualitas usahanya. Berikut beberapa manfaat utamanya:

  1. Meningkatkan Integritas Perusahaan
    ISO membantu perusahaan menerapkan sistem manajemen berkualitas internasional, sehingga seluruh proses bisnis lebih terstandar dan profesional. Ini berdampak positif terhadap kepuasan pelanggan.
  2. Meningkatkan Kepercayaan Pelanggan
    Dengan standar yang jelas dan teruji, pelanggan lebih yakin terhadap kualitas produk atau layanan yang ditawarkan.
  3. Menjamin Kualitas Bertaraf Internasional
    Perusahaan pemegang ISO telah melalui proses PDCA (Plan, Do, Check, Action) yang ketat, menjamin mutu sesuai standar global.
  4. Efisiensi dan Penghematan Biaya
    ISO mendorong sistem monitoring performa yang mampu mendeteksi potensi kegagalan sejak dini, sehingga dapat mencegah kerugian besar.
  5. Meningkatkan Performa Karyawan
    Seluruh staf terlibat dalam penerapan standar ISO, yang mendorong produktivitas, efektivitas, dan tanggung jawab kerja.
  6. Meningkatkan Citra Perusahaan
    ISO memperkuat reputasi dan kepercayaan publik, menjadikan perusahaan lebih unggul di mata konsumen dan mitra bisnis.

Bila Anda ingin membuat sertifikat ISO Perusahaan dengan mudah dan profesional, Anda bisa menggunakan layanan dari sulthanq.com.

Cara Mendapatkan Sertifikat ISO

Untuk mendapatkan sertifikat ISO, perusahaan perlu mengikuti tahapan yang terstruktur agar sistem manajemen yang diterapkan sesuai dengan standar yang ditetapkan. Secara umum, cara mendapatkan sertifikat ISO dapat dilakukan melalui langkah-langkah berikut:

1. Melengkapi Persyaratan Awal

Tahap awal cara mendapatkan sertifikat ISO, Perusahaan perlu menyiapkan data dan dokumen dasar yang dibutuhkan sebagai syarat pengajuan sertifikasi ISO. Persyaratan ini berkaitan dengan legalitas perusahaan seperti berikut :

  • Scan KTP Direktur
  • Scan NPWP Perusahaan
  • Scan SIUP / Scan Izin Usaha
  • Scan SK Kemenkumham
  • Scan TDP / NIB Perusahaan
  • Scan Akta Pendirian dan Akta Perubahan
  • Scan Struktur Organisasi Perusahaan (nama dan jabatan terlampir)
  • File Word kop surat perusahaan
  • Tanda tangan Direktur dan cap perusahaan

Untuk ISO sertifikat yang tidak membutuhkan audit, Anda cukup melengkapi syarat diatas saja dan proses sertifikasi ISO akan dilakukan oleh layanan jasa yang Anda gunakan.

2. Penentuan Jenis dan Ruang Lingkup ISO

    Selanjutnya, perusahaan menentukan jenis ISO yang dibutuhkan serta ruang lingkup penerapannya, disesuaikan dengan bidang usaha dan aktivitas operasional perusahaan.

    3. Persiapan Sistem Manajemen

      Untuk ISO yang memerlukan audit, Perusahaan mulai menyesuaikan sistem manajemen internal agar selaras dengan standar ISO, termasuk penyusunan kebijakan, prosedur kerja, serta pembagian tanggung jawab di setiap bagian.

      4. Implementasi dan Penyesuaian

        Sistem manajemen yang telah disusun kemudian diterapkan dalam kegiatan operasional perusahaan. Pada tahap ini, perusahaan memastikan seluruh proses berjalan sesuai dengan standar yang ditetapkan.

        5. Audit Internal

          Setelah sistem dijalankan, dilakukan audit internal untuk menilai kesesuaian penerapan ISO serta mengidentifikasi kekurangan yang perlu diperbaiki sebelum proses sertifikasi.

          6. Tinjauan Manajemen

            Manajemen melakukan evaluasi menyeluruh terhadap hasil implementasi dan audit internal, guna memastikan efektivitas sistem manajemen yang diterapkan.

            7. Audit Sertifikasi

              Tahap terakhir dari cara mendapatkan sertifikat ISO adalah audit sertifikasi oleh lembaga berwenang. Apabila seluruh persyaratan terpenuhi dan hasil audit dinyatakan sesuai, perusahaan akan resmi memperoleh sertifikat ISO.

              Jadi, itu dia pembahasan mengenai beberapa cara mendapatkan sertifikat ISO. Jika anda membutuhkan jasa pembuatan sertifikat ISO, anda bisa mencoba mengunjungi sulthanq.com untuk mendapatkan pelayanan profesional. Semoga informasinya bermanfaat.

              FAQ

              Apa saja jenis-jenis ISO yang umum digunakan?

              ISO 9001 , ISO 27001 , ISO 14001 , ISO 45001 , ISO 17025

              Berapa lama proses mendapatkan sertifikat ISO?

              Prosesnya bisa memakan waktu 3–6 bulan tergantung kesiapan internal perusahaan, jenis ISO yang diambil, dan kelengkapan dokumen serta implementasinya.

              Apakah sertifikat ISO berlaku selamanya?

              Tidak. Umumnya, sertifikat ISO berlaku selama 3 tahun, dengan audit pengawasan setiap tahun dan audit re-sertifikasi di akhir masa berlaku.

              Bagikan:

              Related Post